TEKNIK INDUSTRI UNPAR JUARA 1 KOMPETISI REKAYASA KUALITAS TINGKAT NASIONAL V

Kompetisi Rekayasa Kualitas Tingkat Nasional merupakan acara tahunan yang diadakan oleh departemen Teknik Industri Universitas Trisakti yang bekerja sama dengan BKSTI (Badan Kerjasama Teknik Industri). Tujuan dari acara ini adalah untuk mempertemukan mahasiswa-mahasiswa teknik industri dari seluruh Indonesia untuk berkompetisi mengenai teori dan aplikasi dari ilmu rekayasa kualitas yang terdiri dari ilmu statistika dasar dan penjaminan mutu. Tema dari Kompetisi Rekayasa Kualitas Tingkat Nasional Kelima ini adalah “Integrasi Six Sigma dan Data Mining untuk Peningkatan Kualitas”.

Jumlah partisipan adalah sebanyak 32 kelompok yang berasal dari berbagai universitas dari seluruh Indonesia. 32 kelompok ini diseleksi melalui babak penyisihanan. Babak penyisihan dibagi menjadi 2 babak, yaitu babak penyisihan 1 dan babak penyisihan 2. Babak penyisihan 1 dilaksanakan pada hari pertama KRKTN (Kompetisi Rekayasa Kualitas Tingkat Nasional), yaitu pada hari Rabu, 25 Oktober 2017. Pada hari pertama, 32 tim bertemu dengan LO masing-masing dan melakukan pendaftaran ulang yang dilakukan di lantai 8, Gedung Hery Hartanto, Universitas Trisakti. Seluruh tim dikumpulkan pada meja masing-masing pada Aula lantai 8, Gedung Hery Hartanto.

Acara dimulai dengan sambutan dari panitia serta performance dari mahasiswa Teknik Industri Trisakti. Lalu acara dilanjutkan dengan seminar mengenai “Integrasi Six Sigma dan Data Mining untuk Peningkatan Kualitas” yang disampaikan oleh Prof. Ir. Isti Surjandari, M.T., M.A., Ph.D., seorang profesor dari Universitas Indonesia. Setelah acara seminar selesai, acara dilanjutkan dengan babak penyisihan I yang dilaksanakan selama 2 jam. Babak penyisihan pertama terdiri dari 80 soal pilihan ganda dimana 1 jawaban benar bernilai 4 poin, 1 jawaban salah bernilai -1 dan untuk soal yang tidak terjawab bernilai 0. Setelah babak penyisihan I selesai, peserta dipersilahkan untuk ISHOMA. Acara dilanjutkan dengan sharing session mengenai penggunaan software R dan Six Sigma diberikan oleh salah satu mahasiswa Pascasarjana IPB. Setelah sharing session, acara dilanjutkan dengan acara Sightseeing di pantai Ancol yang diikuti dengan acara acara makan malam di Talaga Samperiun. Perjalanan ke Ancol dilakukan dengan menggunakan bus. Makan malam tersebut dilakukan dengan tujuan agar mahasiswa antar universitas dapat berkenalan satu sama lain. Hasil skor sementara dari semua kelompok diberikan pada masing-masing kelompok dalam bentuk kertas. Tim Unpar 1 memiliki skor sebesar 220 dan menempati posisi pertama, sedangkan tim Unpar 2 memiliki skor 195 dan berada pada tingkat ketujuh. Setelah acara makan malam selesai, seluruh tim kembali ke Kampus A Universitas Trisakti dan kembali ke Hotel.

Pada keesokan harinya, yaitu pada tanggal 26 Oktober 2017, babak penyisihan II dimulai. Seluruh tim kembali berkumpul di Aula pada lantai 8 Gedung Hery Hartanto Universitas Trisakti. Babak ini terdiri dari 60 soal pilihan ganda yang dapat dijawab dengan menggunakan software Minitab dan software R atau Weka. Data-data diberikan oleh tim materi lomba dan setiap kelompok diizinkan untuk menggunakan 3 laptop yang terinstall software Minitab dan Weka/R. Babak penyisihan II berlangsung selama 2 jam. ISHOMA pun dilakukan seusai babak penyisihan II. Setelah ISHOMA, panitia mengumumkan 25 tim dari 32 tim yang berhasil masuk ke dalam semifinal. Tim Unpar 1 berada pada posisi nomor 1 dari 25 tim yang terpilih sedangkan Tim Unpar 2 berada pada posisi kedelapan. Ke-25 tim ini kemudian akan diacak menjadi 5 kelompok dimana pada setiap kelompok terdapat 5 tim yang akan saling bertanding dalam bentuk lomba cerdas cermat. Pada babak cerdas cermat (semifinal), kelima tim akan bertanding untuk menjawab sebanyak total 80 pertanyaan. Pertanyaan diperlihatkan satu per satu dan kelima kelompok akan berebut dalam menjawab. Jika jawaban tim salah, maka poin tim akan -100 dan jika jawaban tim benar, maka poin akan bertambah 100. Jika soal berbentuk pilih ganda, maka soal dapat dilemparkan kepada tim lain bila suatu tim salah menjawab. Namun jika soal merupakan soal benar salah, maka pelemparan soal tidak akan terjadi. Setelah diacak, Tim Unpar 1 bertanding melawan Tim UI 1, ITS, Universitas Muhamadyah 1, dan Universitas Bunda Mulia. Sedangkan Tim Unpar 2 bertanding melawan Binus 1, Universitas Negeri Sebelas Maret, President University, dan ITS. Sangat disayangkan, dalam babak Semifinal ini hanya Tim Unpar 1 yang berhasil menjadi juara 1 pada subgrupnya sehingga hanya Tim Unpar 1 yang dapat maju ke babak Final. Tim yang maju ke babak Final adalah Unpar 1, ITS, Widya Mandala Surabaya, Undip, dan Binus 1.

Pada tanggal 27 Oktober 2017, 5 Tim yang menjadi finalis dikumpulkan kembali pada aula lantai 10 Gedung Hery Hartanto. Pada babak Final ini, panitia menjelaskan kasus yang dihadapi oleh PT Sulfat XYZ yang merupakan perusahaan pembuat Asam sulfat. Finalis diharapkan dapat mennyelesaikan permasalahan yang diambil dari studi kasus yang telah dijelaskan. Kelima tim diberikan waktu sebanyak 4 jam dalam persiapan presentasi untuk menyelesaikan masalah yang ada pada PT Sulfat XYZ. Setelah persiapan presentasi selesai, ISHOMA dilakukan. Seusai pelaksanaan ISHOMA, pengundian urutan tim untuk presentasi dilakukan. Unpar 1 mendapat urutan kedua. Pada babak final, setiap tim diberi waktu sebanyak 15 menit untuk presentasi dan 30 menit untuk kegiatan tanya jawab. Terdapat 7 juri yang terlibat pada babak final ini. Seusai babak Final ini, dewan juri berdiskusi dan membuat suatu keputusan. Pengumuman pemenang dari babak Final pun dilakukan setelah para juri membuat keputusan. Tim Unpar 1 menempati Juara 1.

Selamat kepada Tim UNPAR!