LIGHT INDONESIA: Kerjasama Alumni Teknik Industri UNPAR

LIGHT merupakan sebuah organisasi non-profit yang memfokuskan kegiatannya pada usaha perbaikan pendidikan anak-anak Indonesia. LIGHT bermula dari sekumpulan anak muda yang sama-sama memiliki panggilan hati untuk memberi sesuatu yang bermanfaat dan memiliki dampak pada lingkungannya, khususnya dalam membantu anak-anak Indonesia. Gerakan ini diawali di tahun 2012 dengan mengadakan sejumlah bakti sosial di beberapa lembaga sosial, terutama panti asuhan di daerah Bandung. Hanya saja disadari bahwa kegiatan tersebut hanya memberikan bantuan sesaat dengan dampak yang bersifat sementara. Masyarakat sekarang membutuhkan sesuatu yang lebih nyata dari sekedar bantuan dana atau sandang pangan.

LogoLIGHT

Kegiatan bakti sosial yang pada mulanya hanya terfokus pada bantuan dana dan kebutuhan sehari-hari mulai diubah dengan memasukkan sesi sharing, kelas presentasi, dan kelas belajar. Materi yang diberikan adalah materi sederhana mengenai motivasi, perilaku hidup sehat, dan pengetahuan dasar lainnya yang dipandang bisa lebih berguna dan berpengaruh untuk jangka waktu yang lebih lama. Acara bakti sosial ini berisikan inclass dan outdoor activity untuk mengajarkan siswa/i SMP mengenai materi-materi non-akademis. Tujuan dari penyampaian materi ini adalah untuk menanamkan pesan positif sedini mungkin kepada para siswa/i SMP sehingga mereka dapat berkembang menjadi pribadi yang positif bagi dirinya dan sekitarnya. Setiap materi akan dibawakan oleh pembicara yang ahli dalam bidangnya masing-masing.

Light2

Pada tahun 2016 ini, tim bakti sosial LIGHT INDONESIA yang diketuai oleh Sdri Tania Kusumadewi-alumni Teknik Industri UNPAR angkatan 2005-bekerja sama dengan almamaternya melaksanakan bakti sosial berupa kelas belajar bagi anak-anak SMP di kawasan Ciumbuleuit, Bandung. Kelas belajar dilaksanakan di kampus UNPAR dari bulan Februari hingga bulan Mei. Acara ini melibatkan beberapa mahasiswa Teknik Industri UNPAR sebagai mentor dan juga staf dosen Teknik Industri sebagai pemberi materi di beberapa sesi. Terdapat 5 tema materi yang disampaikan dalam 5 kali pertemuan. Tema-tema tersebut antara lain : Sex Education, Stop Bullying, Proud of My Culture, Go Green, Teamwork & Goal Achievement. Para pembicara ahli pun diundang untuk setiap topiknya, yaitu Niken Cahyorinartri, M.Psi, Pratidina Ekanesia, S.Psi, Weny Windya Hapsary, Catharina B. Nawangpalupi, Ph.D., dan Daniel Siswanto, S.T., M.T.. Jumlah siswa/i yang turut serta dalam kelas belajar yang telah berlangsung selama 5 pertemuan ini kurang lebih berjumlah 40 orang.

Tidak hanya membekali siswa/i dengan pesan positif, kelas belajar ini pun menjadi sarana bagi tim LIGHT INDONESIA untuk mendapatkan siswa/i yang berpotensi untuk didukung perkembangannya oleh LIGHT INDONESIA menghasilkan prestasi baik di bidang akademik maupun non-akademik. Informasi lebih lanjut tentang LIGHT INDONESIA dapat dilihat di http://www.lightforindonesia.com

 

X