LKTI 2016: Teknik Industri UNPAR Juara 3

Lomba Keilmuan Teknik Industri (LKTI) merupakan acara tahunan yang diadakan oleh Departemen Teknik Industri Universitas Indonesia. Tujuan dari acara ini adalah untuk mempertemukan mahasiswa-mahasiswa teknik industri dari seluruh Indonesia untuk berkompetisi dalam pengaplikasian ilmu teknik industri untuk menyelesaikan permasalahan yang diberikan. Setiap tahunnya LKTI selalu menetapkan tema yang berbeda-beda dan selalu disesuaikan dengan isu-isu terkini. Di LKTI yang ke-16 ini, tema yang diangkat adalah Digital Disruption: Building a Sustainable E-commerce Business.

Total seluruh partisipan adalah sebanyak 54 kelompok yang berasal dari 16 universitas dari seluruh Indonesia. Kemudian 54 kelompok ini diseleksi melalui preliminary stage dimana seluruh kelompok harus mengumpulkan sebuah paper yang membahas sebuah permasalahan yang diberikan oleh panitia. Dari tahap preliminary stage akan dipilih 25 tim terbaik untuk bertanding di Universitas Indonesia. Satu tim UNPAR yang terdiri dari 4 orang mahasiswa (Sandy Budimansyah, Ryan Ferdinand, Elvina Sihombing, dan Machiell Jessica) berhasil menjadi 25 tim terbaik. Pada tanggal 20 Maret 2016, 25 tim ini berkumpul dan dijamu oleh panitia LKTI di Wisma Makara yang berlokasi di Universitas Indonesia. Pada keesokan harinya stage pertama yang terdiri dari 3 sesi dimulai. Pada tanggal 22 Maret 2016, 25 tim kembali dikumpulkan di gedung Departemen Teknik Industri untuk melakukan stage kedua yaitu business simulation. Pada malam harinya, skor gabungan stage 1 dan stage 2 diumumkan melalui acara gala dinner. Tim UNPAR berhasil menempati posisi 5 besar sehingga berhak mengikuti stage final berupa studi kasus yang mengambil tempat di warehouse ZALORA.

Pada tanggal 23 Maret 2016, 5 tim terbaik yaitu UGM, UBM, ITHB, UBAYA, dan UNPAR melakukan observasi di gudang ZALORA yang terletak di Cibitung. Setiap tim akan memaparkan hasil observasi terhadap keadaan di gudang ZALORA lalu merekomendasikan solusi terhadap masalah yang mereka jumpai di sana. Pada tahap akhir ini terdapat tiga orang juri yaitu Prof. Dr. Ir. Teuku Yuri M. Zagloel, M.Eng. Sc, Ir. Clara L. Benarto, M.Sc., M.E., dan COO dari ZALORA yaitu Ole Daniel Nitter. Tim UNPAR mengajukan perbaikan yang berfokus pada area picking. Perbaikan-perbaikan tersebut berkaitan dengan sistem insentif picker, kemudahan proses scanning barcode, dan penentuan jalur picking optimal. Melalui presentasi yang telah dilakukan, tim UNPAR akhirnya dapat menduduki posisi ke-3 pada LKTI tahun ini. Ketua dari tim UNPAR yaitu Elvina Sihombing juga mendapatkan kesempatan spesial untuk langsung melakukan interview dengan COO ZALORA. Acara ini diliput oleh berbagai media di tanah air dan salah satunya adalah Metro TV dimana tim UNPAR beberapa kali diliput sebagai partisipan dan salah satu pemenang. Prestasi tim UNPAR ini pun tidak lepas dari peran pihak program studi khususnya dosen-dosen yang menjadi kepala lab di Program Studi Teknik Industri dalam memfasilitasi persiapan tim UNPAR.

PROFICIAT TIM TEKNIK INDUSTRI UNPAR !!