Sambutan Ketua Program Studi

Teknik Industri adalah bidang ilmu rekayasa yang terkait dengan perancangan, perbaikan dan penerapan sistem integral yang terdiri dari manusia, material, mesin/peralatan, uang dan energi menurut definisi pada Institute of Industrial Engineers (IIE). Seorang sarjana Teknik Industri menggunakan ilmu-ilmu matematika, fisika dan ilmu-ilmu sosial serta prinsip dan metode rekayasa agar hasil rancangan atau perbaikannya dapat lebih efektif dan efisien.

Perkembangan dunia yang dinamis membuat lulusan Teknik Industri semakin dibutuhkan oleh perusahaan/organisasi untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang juga semakin kompleks karena melibatkan berbagai elemen seperti manusia, material, mesin, uang, dan energi yang saling berinteraksi satu dengan yang lain. Oleh karena itu, Program Studi Teknik Industri Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) mengembangkan kurikulum yang lebih baik untuk menjawab tantangan perkembangan kurikulum yang lebih baik untuk menjawab tantangan perkembangan dunia tersebut.

Kurikulum Teknik Industri UNPAR diarahkan pada pembentukan kompetensi lulusan agar mampu mencapai kualitas yang sesuai dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Selain itu, kurikulum Teknik Industri UNPAR juga dibuat berdasarkan kurikulum yang disepakati oleh Badan Kerjasama Penyelenggara Pendidikan Teknik Industri (BKSTI) di Indonesia serta masukan dari lulusan dan pengguna lulusan yang tersebar di berbagai tempat dan instansi/perusahaan.

Selanjutnya, kurikulum beserta mata kuliah yang ada di dalamnya digunakan sebagai acuan proses pembelajaran oleh seluruh sivitas akademika Teknik Industri UNPAR demi pencapaian tujuan bersama Program Studi Teknik Industri, khususnya yang terkait dengan tujuan pendidikan tinggi.

 

Dr. Carles Sitompul, S.T., M.T., M.I.M.

Kepala Program Studi Teknik Industri UNPAR